27Nov 2017
di input oleh

jamkridasumsel

    Jamkrida Sumsel Proyeksikan Laba Rp 2 Miliar

    Palembang, 27 November 2017



    Menempati gedung baru di Jalan Kapten A Rivai, PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumsel optimis mampu mencatatkan laba hingga Rp 2 miliar pada kinerja tahun ini.

    Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta mengatakan, sampai dengan Oktober 2017, jumlah tersebut mengalami lonjakan dua kali lipat dari realisasi laba di tahun lalu sebesar Rp 800 juta.

    “Nilai penjaminan yang tercatat dari Januari-Oktober mencapai Rp800 miliar, sementara untuk nilai outstanding penjaminan mencapai Rp 1,5 triliun,” katanya.

    Dari jumlah tersebut, himpunan Imbal Jasa Penjaminan yang diperoleh mencapai Rp 15 miliar. “Nah, untuk laba sendiri sudah terhimpun sekitar Rp 1,6 miliar,” katanya dia usai peremian kantor baru Jamkrida Sumsel, di Jalan Kapten A Rivai, Senin (27/11)

    Sampai dengan akhir tahun, Askin optimis mampu menghimpun laba hingga minimal Rp 2 miliar, jumlah tersebut artinya mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dari perolehan laba di tahun lalu.

    “Perolehan laba kami ditopang dari penjaminan kredit dan sejumlah penjaminan proyek infrastruktur di Sumsel,” katanya.

    Untuk tahun depan, kata Askin, pihaknya juga tengah memfokuskan untuk mampu menjamin sejumlah proyek-proyek besar di Sumsel, seperti pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA), Masjid Raya Sriwijaya, serta pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) Raten Fatah.

    “Didukung dengan support penuh dari Pemprov Sumsel sebagai pemegang saham kami sebisa mungkin memberikan hasil yang maksimal guna menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumsel,” katanya.

    Disinggung mengenai penambahan suntikan modal, Askin mengungkapkan, pihaknya juga tidak terlalu mendesak Pemprov Sumsel untuk segera mengucurkan penambahan modal, mengingat kondisi keuangan daerah yang belakangan tahun terakhir belum begitu baik.

    Maka dari itu, guna mencari alternative lain, pihaknya lebih mengutamakan peningkatan pendapatan operasional dengan jalan memperkuat sinergitas kepada sejumlah stakeholder terkait, dalam hal ini khususnya Bank Sumsel Babel, dan Dinas Pekerjaan Umum.

    “Selama ini memang sinergitas antar BUMD pada khususnya sudah terjalin baik, namun diharapkan untuk tahun-tahun berikutnya dapat lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

    Askin juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumsel yang tidak hentinya memberikan dukungan guna kemajuan Jamkrida Sumsel, salah satunya dengan pemberian kantor yang lebih representatif.

    “Saya juga berterima kasih kepada Pemprov khsusunya Gubernur Sumsel atas dukungan pemberian kantor baru ini. Semoga dengan menempati kantor baru ini kinerja kedepanya akan lebih baik lagi,” katanya.

    Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Najib mengatakan, Pemprov Sumsel sangat mendukung kemajuan dari setiap BUMD, salah satunya yakni Jamkrida Sumsel.

    Contohnya dengan penempatan kantor ini, sehingga diharapkan dapat lebih membuka aksesibilitas kepada masyarakat. “Ini juga sesua dengan keinginan Gubernur yang ingin agar setiap BUMN betul-betul menjadi mitra dan memberikan pendapatan ke kas daerah,” katanya.

    Selain itu, Pemprov juga akan mengajak Jamkrida untuk dapat terlibat pada setiap kegiatan pembangunan di Sumsel, tentunya dengan ikut melibatkan BUMD lainya seperti Bank Sumsel Babel.

    “Untuk penambahan modal sendiri tentunya sudah menjadi sebuah pertimbangan, hanya saja dengan kondisi seperti saat ini kami tentunya ingin melihat dahulu program-program yang ada di Jamkrida,” katanya.